Selasa, 26 Agustus 2014

part 6

sakit memang ketika kita mengetahui orang yang paling kita sayangi lebih menyayangi orang lain....

malam itu masih di hari ulang tahunku, aku membuka sebuah akunku di media sosial. banyak teman-teman yang mengirimi aku ucapan selamat ulang tahun dan aku membalas mereka satu per satu. aku kaget ternyata ada seseorang yang mengucapkan selamat kepadaku yang aku tahu dulu dia adalah seorang perempuan yang ditaksir oleh laki-laki yang aku sayang. aku akhirnya membalas juga ucapan perempuan itu seperti aku membalas ucapan teman-temanku yang lain. dari balasanku tersebut, dia membalas lagi dan akhirnya kami pun mengobrol banyak malam itu. dari obrolanku dengan perempuan itu aku mengetahui bahwa ternyata selama beberapa minggu ini laki-laki itu sudah mendekati perempuan itu. dan sudah menyatakan cinta kepada perempuan itu. hubungan mereka sudah lebih dekat. dan laki-laki itu juga sudah menunjukkan keseriusan kepada perempuan itu. dan banyak hal rahasia yang aku tahu malam itu. sakit sekali rasanya tuhan. aku menangis semalaman malam itu. si perempuan mengatakan bahwa dia akan menjauhi laki-laki itu. tapi aku melarangnya, biarkan saja aku yang mengalah. aku tahu betapa dia (laki-laki) itu sudah mengejar-ngejar perempuan itu selama ini. aku tidak bisa memaksakan apapun supaya aku bisa bersamanya.
malam itu aku menangis sakit sekali yang aku rasa, benar-benar sakit. aku kecewa kenapa dia harus berbuat seperti ini kepadaku. apa salahku? aku tahu aku memang tidak ada hak untuk melarang-larangnya karena aku memang bukan siapa-siapa untuknya. tapi kenapa harus seperti ini kejadiannya? kenapa harus di hari ulang tahunku?
dari obrolan itu hubunganku dengan perempuan itu semakin dekat. dia sering meng-sms aku untuk cerita tentang hubungannya dengan laki-laki itu. dan sering juga meminta pendapatku. aku rasanya seperti sudah tidak kuat lagi menahan beban itu sendiri. sampai akhirnya aku jatuh sakit. awalnya aku hanya terkena thypus tapi lama-kelamaan ternyata setelah diperiksa aku positif terkena virus hepatitis A. mungkin karena efek kelelahan dengan kegiatan-kegiatanku yang padat ditambah masalah ini yang semakin membuatku stres dan akhirnya aku di rawat di sebuah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.
ketika mereka mengetahui aku masuk rumah sakit, mereka berdua sama-sama khawatir tentang keadaanku. mereka berdua akhirnya datang bersama menjengukku. ketika pertama kali aku melihat mereka datang, jujur memang aku sedih dan kecewa. kenapa harus datang berdua? apa mereka benar-benar tidak tahu kalau aku semakin sakit kalau aku melihat mereka? atau memang disengaja seperti itu? aku berusaha tetap tersenyum ketika mereka datang bersama. hanya saja aku tidak bisa menyembunyikan rasa sakitku didepan mereka.
pengalaman yang gak akan pernah aku lupakan seumur hidupku. terima kasih sudah memberikan pengalaman itu untukku Tuhan.. sakitku yang aku rasakan semakin membuatku lebih kuat dari yang aku kira.
bertahan pada seseorang yang sudah mencintai kita, melihatnya berkali-kali bersama orang lain yang dia sayangi didepan kita, sakit yang sudah diberikan olehnya. perasaan yang di gantung-gantung seperti tidak berarti olehnya. kehadiran yang tidak pernah dihargai. semua sakit itu pernah aku rasakan. dalam sekali rasa sakit yang aku rasakan. tapi aku tetap berusaha untuk kuat berdiri di atas kakiku sendiri.
mereka berdua akhirnya bersama. aku mengetahui kabar itu setelah aku keluar dari rumah sakit. ya sudahlah mungkin ini takdirku. mungkin Tuhan menginginkan aku menjadi lebih kuat dari yang sekarang. hubunganku dengan mereka tetap baik. akan tetapi rasa sakit itu tetap menjadi trauma untukku. entah sampai kapan itu akan membekas.
tapi jujur dalam hatiku sesakit apapun dia menyakitiku, aku tetap menyayanginya... bodoh memang.. tapi itulah aku.. sekali aku menyayangi seseorang akan sulit untukku melepaskannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar